6 Kriteria Dasar Penilaian Produk Unggul Menurut UNESCO

6 Kriteria Dasar Penilaian Produk Unggul Menurut UNESCO

6 KRITERIA DASAR PENILAIAN  PRODUK UNGGUL MENURUT UNESCO/

6 Criteria for an Excellence Product for Judges by UNESCO

Excellence:

Demonstrated excellence and standard-setting high quality in craftsmanship. Menunjukkan tingkat kesempurnaan pekerjaan dan penerapan standard kualitas yang bermutu tinggi

Hal ini dapat dilihat dari :

  • Pemilihan/penggunaan bahan dasar yang berkualitas baik
  • Digunakannya teknik pekerjaan dengan standar kualitas yang tinggi dan sempurna
  • Perhatian yang khusus pada pemilihan maupun penempatan/aplikasi bentuk detil pada pembuatan produk
  • Memiliki mekanisme standar dalam menentukan penyajian dan penampilan hasil akhir yang tinggi

Authenticity:

Expression of Cultural Identity and traditional aesthetic value
Mengekspresikan identitas budaya dan nilai-nilai estetis tradisional

Hal ini dapat diamati dari:

  • Keberhasilan menampilkan/menonjolkan sebuah perpaduan selaras antara teknik pembuatan kerajinan yang umum dengan mengaplikasikan pola motif/tradisional
  • Keberhasilan menampilkam metoda pengerjaan yang adi luhung dari kerajinan tradisional secara utuh pada bentuk produk dengan fungsi baru
  • Menunjukkan atau mewakili budaya maupun kearifan local dalam konteks posisi geografis pada penerapan/aplikasinya terhadap barang kerajinan tersebut
  • Secara fungsi, produk kerajinan tersebut merefleksikan suatu kebiasaan local maupun sebuah nilai tradisi yang sudah ada secara turun temurun

Innovation :

Creative and successful alliance of traditional skill and innovation in material
Kreatif dan berhasil memadukan ketrampilan tradisional dan inovasi dalam pemakain bahan/material, pemilhan bentuk dan/atau desain ;

Hal ini dapat diamati dari :

  • Keberhasilan memadukan unsur tradisional dan kontemporer dalam keselarasan harmonis
  • Inovasi dalam pemilihan komposisi warna dan pola ornamen yang diterapkan
  • Memiliki unsur keunikan maupun eksotisme dari budaya/tradisi dalam keselarasan dengan fungsi produk tersebut
  • Keberhasilan dalam mengembangkan inovasi bentuk-bentuk baru yang tetap memiliki akar dari nilai-nilai budaya tradisi yang sudah ada

Marketability:

Marketability of the craft products with potential for entering the world market
Produk kerajinan dapat dipasarkan dan berpotensi untuk memasuki pasar internasional

Hal ini khususnya dapat diamati pada fungsi produk yakni :

  • Memperhatikan/mengantisipasi/mengikuti peraturan dan regulasi yang dipersyaratkan secara internasional
  • Memperhatikan aspek kebutuhan, situasi, kondisi maupun permintaan dengan sangat cermat
  • Dapat memberikan kepuasan dan kebanggan bagi pembeli
  • Menerapkan keseimbangan nilai ekonomis antar harga – kualitas (Unesco menerapkan nilai sebagai pembanding antara 5 USD hingga 25 USD, tergantung bahan dasar, jika produk perhiasan emas, logam mulia lain tentu harga menjadi relatif).
  • Memiliki konsistensi yang baik dalam hal kemampuan/kapasitas produksi (Unesco menerapkan nilai sebagai pembanding antara 100 hingga 300 unit per bulan)
  • Memiliki konsistensi yang baik dalam hal kualitas hasil akhir (Unesco menerapkan nilai sebagai pembanding sebesar 5% atau 5 produk per 100 unit produksi dengan fakor kemiripan sebesar 95%)

Eco-Friendly:

Respect of the environment in using materials and production method/technique
Menghormati faktor alam dan lingkungan dalam tehnik-teknik mendapatkan material/bahan dan pelaksanaa proses produksi

Hal ini dapat diamati dari :

  • Penggunaan/aplikasi teknik pewarnaan berbahan alami
  • Penggunaan material dari bahan-bahan alami seperti serat alam, kayu, batu-batuan, dan lain-lain
  • Penggunaan bahan baku yang tidak termasuk yang dilindungi
  • Penggunaan material yang dapat didaur ulang
  • Melakukan proses budidaya terhadap bahan baku
  • Penggunaan material yang efektif dan efesien (tepat dan tidak boros)
  • Penerapan proses produksi yang ramah lingkungan yakni dimana dilakukan dengan memperhatikan kelestarian dan keseimbangan ekosistem lingkungan sekitarnya
  • Mempertimbangakan penggunaan teknologi baru yang berbasis ramah lingkungan, tidak mengandung racun, tidak menimbulkan polusi dan pencemaran lingkungan, aman bagi kesehatan manusia

Fair:

Social Responsibility
Menghormati dan mentaati hukum perundangan yang berlaku berkaitan dengan perihal hak tenaga kerja dan hak asasi manusia dan tidak mengeksploitasi baik secara individu maupun kelompaok secara tidak adil pada tingkat maupun dalam kaitan produksi barang-barang kerajinan

Hal ini dapat diamati dari :

  • Penerapan standar waktu jam kerja, kesejahteraan hidup bagi pekerja maupun jaminan keamanan, keselamatan dan kesehatan pekerja secara baik dan benar serta sesuai dengan peraturan perundangan ynag berlaku
  • Tidak mempekerjakan ana-anak dibawah usia kerja maupun mengorbankan kesempatan memperoleh pendidikan
  • Memberikan kompensasi yang adil dan setara dalam kaitan dengan aktifitas diluar/diatas batas standar (lembur, kerja malam, dan lain-lain)
  • Turut memperhatikan dan bertangungjawab terhadap masalah pengembangan kesejahteraan sosial dari komunitas masyarakat disekeliling/sekitar lokasi produksi