Beranda

[vc_custom_heading text=”Message from Chairman” font_container=”tag:h2|font_size:40|text_align:center” google_fonts=”font_family:Coda%3Aregular%2C800|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal”]

1-ASEPHI-Thamrin-Bustami-550X550-300x225This year, the evaluation of INACRAFT Award is taking a new format in digital application. The judging process is still applying the UNESCO format but each steps of collecting and marking score will be carried out by digital system, so it is expected to make the process of data input easy and accelerate the judging process, so the results that have been input could be directly known and expected to reduce the possibility of mistakes. The change of the format is also aiming at increasing the quality of the implementation in line with development of technology. Though it is far from being perfect, some changes and improvements becomes our remarks in the future.

There are more than 100 products that have been selected from INACRAFT Award by professional judges that have received Certificate of Excellence from UNESCO since the involvement of ASEPHI in this program.

There are seven categories of handicraft products to be evaluated, namely: ceramics, natural fibers, textiles, woods, stones, metals, and other materials. Out of these seven categories, the best product will be selected to receive INACRAFT Award and a special award for Emerging Product.

ASEPHI expects this program could improve the understanding of the craftsmen and the business players in craft creative industry to work and further create craft products of Indonesian taste but having international standard and quality, and keep taking care of environmental preservation in production process as products to be accepted by global market.

Jakarta, 7 March 2016

Chairman

Association of Exporters and Producers of Indonesian Handicrafts

THAMRIN BUSTAMI

[vc_custom_heading text=”INACRAFT AWARD 2017″ font_container=”tag:h2|font_size:50|text_align:center” google_fonts=”font_family:Coda%3Aregular%2C800|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal”]
[vc_tta_tour]

Dasar Pemikiran

Kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki Indonesia sangat luas dan beraneka ragam serta memiliki sejarah yang sangat panjang sebagai warisan nilai luhur dari nenek moyang bangsa Indonesia. Atas dasar pemikiran tersebut diperlukan upaya untuk melestarikan nilai-nilai luhur tersebut sebagai aset budaya bangsa memberikan inspirasi dalam memacu motivasi para seniman perajin untuk berkreatifitas dengan mengolah nilai budaya dan tradisi yang ada menjadi sebuah karya yang bernilai tinggi tetapi tetap memiliki identitas budaya bangsa luhur tersebut.

Tujuan

Memotivasi usaha pengembangan kreatifitas yang bersumber dari nilai-nilai tradisi dan budaya bangsa Indonesia dengan memberikan penghargaan pada karya produk kerajinan yang dikembangkan dan dibuat di Indonesia melalui sebuah sistem seleksi yang diberi nama Penghargaan Produk Kerajinan Terbaik Indonesia, INDONESIA HANDICRAFT AWARD (INACRAFT AWARD) yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pameran INACRAFT setiap bulan April.

Komunitas kerajinan di Indonesia dalam wadah ASEPHI yang juga merupakan bagian dari World Craft Council (WCC) dan ASEAN Handicrafts Promotion and Development Association (AHPADA), akan menggunakan penyelenggaraan kegiatan penghargaan karya produk kerajinan tersebut sebagai salah satu cara memilih produk-produk kerajinan terbaik bagi keikutsertaan Indonesia pada kegiatan anugerah tingkat dunia yakni ; “UNESCO Award of Execellence for Handicrafts” yang diselenggarakan oleh UNESCO dan atau World Craft Council Award for Handicraft sehingga daripadanya dasar pengamatan yang dipergunakan dalam proses pemilihannya akan mengacu pada Definisi dan Kriteria dan Persyaratan yang dikeluarkan oleh UNESCO sebagai badan Internasional.

Harapan ASEPHI pada kegiatan ini adalah meningkatnya pemahanan para perajin dan pelaku usaha bidang industri kreatif kerajinan untuk memproduksi hasil karya yang tetap bercita rasa khas Indonesia namun memiliki standar kualitas internasional serta tetap mengedepankan perhatian kelestarian lingkungan dalam proses produksi sebagai produk global yang ramah lingkungan dan laku diminati pasar dunia.

Definisi Produk Kerajinan

Kerajinan adalah produk yang dibuat oleh seniman perajin (artisans), baik dengan tangan secara keseluruhan atau dengan bantuan alat tangan atau peralatan mekanis, selama kontribusi pekerjaan secara manual yang dilakukan secara langsung oleh sang perajin tetap merupakan komponen paling substansial dari hasil akhir dari produk tersebut.

Produk Kerajinan dapat diproduksi tanpa batasan dalam arti kuantitas serta menggunakan bahan baku dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui.

Ciri utama produk kerajinan didapat dari penajaman nilai-nilai simbolis yang spesifik, seperti kegunaan, estetika bentuk, sentuhan artistik, kreatifitas, identitas budaya, aspek dekoratif tradisional, nilai-nilai fungsional komunitas,aspek kultur tradisional maupun nilai-nilai religius dan social yang ada dimasyarakat.

Definisi diperoleh dari Simposium Internasional UNESCO/ITC Internasional mengenai “Kerajinan dan Pasar Internasional: Kodifikasi Perdagangan dan Tarif Bea Masuk”, Manila, October 1997.

Definition of Handicrafts  

These can be defined as products which are produced either completely by hand or with the help of tools. Mechanical tools may be used as long as the direct manual contribution of the artisan remains the most substantial component of the finished product. Handicrafts are made from raw materials and can be produced in unlimited numbers. Such products can be utilitarian, aesthetic, artistic, creative, culturally attached, decorative, functional, traditional, religiously and socially symbolic and significant.

(Adapted from the definition for crafts/artisan products at the UNESCO/ ITC International Symposium on “Crafts and the International Market: Trade and Customs Codification”, Manila, Philippines, October 1997.)

Pada Pelaksanaan Pemilihan Produk Kerajinan Terbaik INACRAFT AWARD, ASEPHI berharap Dewan Juri dapat turut mempertimbangkan aspek ”Marketability” (harga jual) produk, sebagaimana menjadi catatan dari pihak UNESCO bahwa produk yang dikategorikan Kerajinan adalah ”bukan” produk seni. Maksudnya produk kerajinan dapat diciptakan dalam jumlah banyak (reproducing) dan bukan ”limited edition” dengan harga yang kompetitif dan merupakan produk karya seni yang indah dan bercita rasa khas dan merupakan produk ramah lingkungan dan untuk tujuan pasar global merupakan produk yang dapat dimanfaatkan/berfungsi sesuai tujuan pembuatannya.

Ketentuan Teknis Umum

Spesifikasi Bahan Kerajinan

Penghargaan Inacraft Award adalah penilaian atas hasil karya yang diperuntukkan bagi produk kerajinan tangan Indonesia yang dibuat dari salah satu ataupun kombinasi bahan dasar dari material asli alami maupun material olahan berbahan dasar dari alam yang tumbuh, ditambang, diolah, dikonservasi, dibudidayakan maupun diproduksi di wilayah Indonesia sesuai dimana produk-produk kerajinan tersebut dibuat dan dikembangkan.

Jenis-jenis material asli alami yang dapat dipergunakan untuk membuat produk-produk kerajinan tangan dikelompokkan pada jenis bahan dasar utama dalam proses pembuatannya yang mencakup beragam jenis produk antara lain meliputi ragam sbb:

CERAMIC ===➔ clay, earthenware, pottery, stoneware, porcelain, etc

Perhatian penilain pada teknik membentuk, mencetak bahan dasar lalu mengeringkan dan mengeraskan yang selanjutnya dapat menghasilkan produk yang indah juga fungsional

NATURAL FIBERS ==➔ bamboo, vietever, grass, rattan, coconut fibresm abaca, eceng gondok, etc

Perhatian penilaian pada teknik menganyam, mengikat bahan dasar lalu membentuk menjadi berbagai macam fungsi produk yang estetik serta berfungsi secara tradional maupun modern

TEXTILE ==➔ cotton, silk, linen, batik with various terms

Perhatian penilain pada teknik mewarnai dan lalu menenun bahan dasar (berupa benang hasil pintalan dari berbagai macam serat) atau sebaliknya menjadi lembaran kain yang nantinya dapat dibentuk menjadi berbagai produk yang fungsional

WOOD ==➔ all type of woods, bamboo, including paper, coconut, and lacquer ware, etc

Perhatian penilaina pada teknik menggunakan bahan dasar yakni seluruh jenis kayu-kayuan lalu membentuk komponen, memproses menjadi bahan lain, mem “pres”, mengolah langsung dan lalu membentuk atau menyatukan/mengkombinasikannya menjadi fungsi produk

STONES =➔ precious, semi precious, jades, batu masakan, batu fosil, batu alam, batu aji, jades, pasir batuan, etc

Perhatian penilaian pada teknik memecah, membentuk, memilih/menyeleksi, mengolah, menghaluskan, menyusun komposisi, bahan dasar lalu mengikat, membuatkan struktur, menyajikan dan menampilkannya menjadi suatu fungsi produk.

METAL ==➔ silver, gold, bronze,iron & pewter, etc

Perhatian penilaian pada teknik melelehkan, meleburkan bahan dasar logam lalu mencetak, membentuk, mengecor, memanaskan, menempelkan, menyatukan dengan berbagai teknik yang ada menjadi suatu fungsi produk.

OTHERS NATURAL MATERIALS =➔ leathers, shell, bones, glass, plastic, resin, etc

Penilaian yang diperhatikan termasuk pada teknik memproses bahan baku menjadi bahan dasar produk dengan cara mengayak, mengeringkan/menjemur, membersihkan, mencairkan/melelehkan, memanaskan, lalu membentuk, mengolah, mencetak, menggurat, mengikir, menjahit, menempelkan, dan kemudian menyajikannya dengan berbagai teknik yang ada menjadi suatu fungsi produk.

Kriteria Penilaian

Ketentuan-ketentuan diatas mengikat dalam kaitan sebagai Acuan Dasar dalam pemilihan produk INACRAFT Award sebagai produk yang memperlihatkan unsur seni dan budaya asli INDONESIA yang kreatif dan inovatif, tetap memunculkan karakter kekayaan tradisi budaya maupun alam sebagai identitas/kearifan lokal dan tetap peduli terhadap faktor lingkungan dan kelestarian sumberdaya alam sebagai bentuk global warning dalam bentuk produk environment awareness.

ACUAN YANG MENJADI PENILAIAN PRODUK ADALAH SBB:

  • Demonstrated excellence and standard quality setting high quality in craftsmanship
  • Creative & successful alliance of traditional skill and innovation in material
  • Expression of Authentic Cultural Identity and Traditional Aesthetic Value
  • Respect of the environment sustainability in Materials and Productions
  • Techniques/Process
  • Marketability of the craft products with potential entering the world market
  • Fairness as respect of Human Awareness and Social Responsibility

Untuk lebih menyederhanakan konsep dan kriteria penilaian diatas maka diberikan rumusan yang lebih sederhana yang disebut sebagai 4 Kunci Dasar Penilaian bagi JURI untuk menjadi panduan utama dalam memilih dan menentukan “OUTSTANDING CRAFT CREATION” yaitu:

4 KEY CRITERIA FOR JUDGES:

  1. Excellence in production and design
  2. Excellence in expression of identity
  3. Excellence in innovation and marketability
  4. Excellence in final look of the essential attributes for an outstanding craft creation

Angka Penilaian untuk Setiap Kriteria / Marking Score

5

Sempurna/Excellent Perihal mengenai Produk dinilai dapat diterima dan mencerminkan seluruh standar persyaratan yang diharapkan. Kriterian penilaian yang ditetapkan.

Hal tersebut dapat membantu dalam penetapam standar acuan yang baru pada sektor tersebut

4

Baik/Good Perihal mengenai Produk terhadap kriteria yang ditetapkan dinilai mencerminkan seluruh standar persyaratan yang ditetapkan.

Catatan kecil yang diberikan hanya sebagai pelengkap dan tidak substantial.

3

Cukup/Average Perihal mengenai Produk terhadap kriteria yang ditetapkan dinilai cukup dalam memenuhi persyaratan, tetapi belum pada standar kriteria yang ditetapkan.

Dapat ditambahkan beberapa catatan untuk penyempurnaan.

2 Kurang/Poor Perihal mengenai Produk terhadap kriteria yang ditetapkan dinilai kurang memenuhi tingkat minimal yang dipersyaratkan.

Ada beberapa catatan untuk penyempurnaan.

1

Sangat Kurang/Very Poor Perihal mengenai Produk terhadap kriteria yang ditetapkan dinilai Sangay kurang dan tidak memenuhi tingkat minimal yang dipersyaratkan.

Ada banyak catatan yang perlu untuk perbaikan/ penyempurnaan.

0

Missing Information/ Tidak ada informasi Juri / Penilai tidak mendapatkan informasi yang detail/cukup untuk mengevaluasi produk terhadap kriteria yang ditetapkan dalam kriteria penilaian.

Produk tersebut tidak dapat di evaluasi.

SISTEM NILAI UNTUK PENETAPAN KEPUTUSAN:

Nilai Rata-Rata 3,01 s/d 5,00 – Masuk Nominasi – Nominee

Nilai Rata-Rata 3 – Pertimbangan – Considered

Nilai Rata-Rata  2,99 s/d 1,00 – Tidak Masuk Nominasi  – Failed

Batas Penilaian Tertinggi / Highest Score                    5

Batas Penilaian Terendah / Lowest Score                     1

JIKA ADA INFORMASI TIDAK LENGKAP GUGUR (TIDAK DAPAT DINILAI)

Penetapan Penerima Penghargaan

Setelah sidang penentuan best in category baik melalui Konsensus maupun vote, selesai, selanjutnya seluruh hasil sidang penjurian harus ditandatangani oleh seluruh dewan juri dalam bentuk BERITA ACARA untuk dibacakan pada acara penyerahan penghargaan INACRAFT Award oleh Ketua Pelaksana INACRAFT AWARD yang bersifat resmi tidak dapat diganggu gugat.

Penerima penghargaan INACRAFT AWARD terdiri dari :

  1. 1 (satu) produk di ranking 1 atau disebut AWARDED tiap kategori
  1. Sedangkan 2 (dua) produk lainnya (nilainya di ranking 2 dan 3) diberikan penghargaan nominasi atau NOMINEE .
  1. Dewan Juri juga menetapkan 1 Produk Best of The Best dari seluruh kategori.
  1. Serta 1 (atau lebih) Produk Emerging Award pada setiap INACRAFT AWARD.
  1. Total produk hasil penjurian menjadi 3 produk x 7 kategori = 21 Produk ditambah atau sudah termasuk produk yang sudah terpilih sebagai produk Emerging.
  1. Setiap produk yang terpilih tersebut (21 produk +), maka ASEPHI akan mengganti / membeli hasil karya tersebut sesuai harga yang didaftarkan dan menjadi milik ASEPHI. Penerima award tetap dapat memproduksi hasil karyanya sebagaimana biasa tanpa persyaratan dan ketentuan dari ASEPHI dan ASEPHI berhak mengirimkan dan mengusulkan produk Inacraft Award yang sudah terpilih untuk promosi dan kepentingan perluasan pasar produk tersebut tanpa dipungut biaya.

Penutup

Panduan ini diterbitkan dalam rangka memberikan penjelasan guna membantu para juri memahami standar penilaian yang diharapkan oleh ASEPHI dalam memberikan penilaian kepada produk dalam ajang INACRAFT AWARD dan memberikan informasi menyeluruh tentang program dan target kegiatan ini secara rutin dan berkesinambungan dilakukan ASEPHI. Melengkapi panduan ini terkait kegiatan tahun 2016, teknis pelatihan penggunaan aplikasi digital penjurian INACRAFT Award akan dilaksanakan dalam rangka memberikan pengetahuan kepada semua tim agar program kegiatan. Terkait Aplikasi online Penjurian mengingat program ini baru akan diterapkan tentu masih banyak kekurangan dalam segala hal yang sangat perlu untuk kita perbaiki dan lengkapi hingga menjadi lebih baik dan sempurna sesuai harapan kita bersama dimasa selanjutnya.

Bersama ini kami juga melengkapi panduan dengan beberapa informasi dan format manual yang diperlukan untuk diketahui para juri :

  1. 6 Kriteria Dasar Penilain Produk Kerajinan Standar UNESCO
  2. Detail Teknis Kelompok Produk Keramik-Ceramic
  3. Detail Teknis Kelompok Produk Serat Alam-Natural Fibers
  4. Detail Teknis Kelompok Produk Tekstil/Lembaran Kain-Textile
  5. Detail Teknis Kelompok Kayu-Wood
  6. Detail Teknis Kelompok Batu-Batuan-Stones
  7. Detail Teknis Kelompok Logam-Metal
  8. Detail Teknis Kelompok Bahan Material Asli Lainnya-Others
  9. Detail Teknis Tentang Pra-Syarat Kesempurnaan Produk Kerajinan
  10. Lembar Daftar Produk Hasil Seleksi Awal 2 produk ++ x 7 kategori
  11. Lembar Daftar Produk Terpilih per Kategori*
  12. Lembar Penilaian- Scooring manual
  13. Screen Shoot Aplikasi Digital Inacraft Award

Atas nama panitia penyelenggara INACRAFT Award, kami mengucapkan terima kasih atas sumbang saran dari semua pihak untuk kemajuan industri kreatif sektor kerajinan dengan tangan terbuka kami terima terutama kritik dan saran secara tertulis ke: bpp@asephi.id

Jakarta, 10 Februari 2016

Disusun oleh:

Sekretariat BPP ASEPHI

Untuk Program INACRAFT AWARD 2016

Dr. H. Muchsin Ridjan, MM.                                        Baby Jurmawati,S.S.
Ketua Pelaksana                                                   Program Koordinator

6 KRITERIA DASAR PENILAIAN  PRODUK UNGGUL MENURUT UNESCO / 6 Criteria for an Excellence Product for Judges by UNESCO

Excellence:

Demonstrated excellence and standard-setting high quality in craftsmanship. Menunjukkan tingkat kesempurnaan pekerjaan dan penerapan standard kualitas yang bermutu tinggi

Hal ini dapat dilihat dari :

  • Pemilihan/penggunaan bahan dasar yang berkualitas baik
  • Digunakannya teknik pekerjaan dengan standar kualitas yang tinggi dan sempurna
  • Perhatian yang khusus pada pemilihan maupun penempatan/aplikasi bentuk detil pada pembuatan produk
  • Memiliki mekanisme standar dalam menentukan penyajian dan penampilan hasil akhir yang tinggi

Authenticity:

Expression of Cultural Identity and traditional aesthetic value
Mengekspresikan identitas budaya dan nilai-nilai estetis tradisional

Hal ini dapat diamati dari:

  • Keberhasilan menampilkan/menonjolkan sebuah perpaduan selaras antara teknik pembuatan kerajinan yang umum dengan mengaplikasikan pola motif/tradisional
  • Keberhasilan menampilkam metoda pengerjaan yang adi luhung dari kerajinan tradisional secara utuh pada bentuk produk dengan fungsi baru
  • Menunjukkan atau mewakili budaya maupun kearifan local dalam konteks posisi geografis pada penerapan/aplikasinya terhadap barang kerajinan tersebut
  • Secara fungsi, produk kerajinan tersebut merefleksikan suatu kebiasaan local maupun sebuah nilai tradisi yang sudah ada secara turun temurun

Innovation :

Creative and successful alliance of traditional skill and innovation in material
Kreatif dan berhasil memadukan ketrampilan tradisional dan inovasi dalam pemakain bahan/material, pemilhan bentuk dan/atau desain ;

Hal ini dapat diamati dari :

  • Keberhasilan memadukan unsur tradisional dan kontemporer dalam keselarasan harmonis
  • Inovasi dalam pemilihan komposisi warna dan pola ornamen yang diterapkan
  • Memiliki unsur keunikan maupun eksotisme dari budaya/tradisi dalam keselarasan dengan fungsi produk tersebut
  • Keberhasilan dalam mengembangkan inovasi bentuk-bentuk baru yang tetap memiliki akar dari nilai-nilai budaya tradisi yang sudah ada

Marketability:

Marketability of the craft products with potential for entering the world market
Produk kerajinan dapat dipasarkan dan berpotensi untuk memasuki pasar internasional

Hal ini khususnya dapat diamati pada fungsi produk yakni :

  • Memperhatikan/mengantisipasi/mengikuti peraturan dan regulasi yang dipersyaratkan secara internasional
  • Memperhatikan aspek kebutuhan, situasi, kondisi maupun permintaan dengan sangat cermat
  • Dapat memberikan kepuasan dan kebanggan bagi pembeli
  • Menerapkan keseimbangan nilai ekonomis antar harga – kualitas (Unesco menerapkan nilai sebagai pembanding antara 5 USD hingga 25 USD, tergantung bahan dasar, jika produk perhiasan emas, logam mulia lain tentu harga menjadi relatif).
  • Memiliki konsistensi yang baik dalam hal kemampuan/kapasitas produksi (Unesco menerapkan nilai sebagai pembanding antara 100 hingga 300 unit per bulan)
  • Memiliki konsistensi yang baik dalam hal kualitas hasil akhir (Unesco menerapkan nilai sebagai pembanding sebesar 5% atau 5 produk per 100 unit produksi dengan fakor kemiripan sebesar 95%)

Eco-Friendly:

Respect of the environment in using materials and production method/technique
Menghormati faktor alam dan lingkungan dalam tehnik-teknik mendapatkan material/bahan dan pelaksanaa proses produksi

Hal ini dapat diamati dari :

  • Penggunaan/aplikasi teknik pewarnaan berbahan alami
  • Penggunaan material dari bahan-bahan alami seperti serat alam, kayu, batu-batuan, dan lain-lain
  • Penggunaan bahan baku yang tidak termasuk yang dilindungi
  • Penggunaan material yang dapat didaur ulang
  • Melakukan proses budidaya terhadap bahan baku
  • Penggunaan material yang efektif dan efesien (tepat dan tidak boros)
  • Penerapan proses produksi yang ramah lingkungan yakni dimana dilakukan dengan memperhatikan kelestarian dan keseimbangan ekosistem lingkungan sekitarnya
  • Mempertimbangakan penggunaan teknologi baru yang berbasis ramah lingkungan, tidak mengandung racun, tidak menimbulkan polusi dan pencemaran lingkungan, aman bagi kesehatan manusia

Fair:

Social Responsibility
Menghormati dan mentaati hukum perundangan yang berlaku berkaitan dengan perihal hak tenaga kerja dan hak asasi manusia dan tidak mengeksploitasi baik secara individu maupun kelompaok secara tidak adil pada tingkat maupun dalam kaitan produksi barang-barang kerajinan

Hal ini dapat diamati dari :

  • Penerapan standar waktu jam kerja, kesejahteraan hidup bagi pekerja maupun jaminan keamanan, keselamatan dan kesehatan pekerja secara baik dan benar serta sesuai dengan peraturan perundangan ynag berlaku
  • Tidak mempekerjakan ana-anak dibawah usia kerja maupun mengorbankan kesempatan memperoleh pendidikan
  • Memberikan kompensasi yang adil dan setara dalam kaitan dengan aktifitas diluar/diatas batas standar (lembur, kerja malam, dan lain-lain)
  • Turut memperhatikan dan bertangungjawab terhadap masalah pengembangan kesejahteraan sosial dari komunitas masyarakat disekeliling/sekitar lokasi produksi
[/vc_tta_tour]
[vc_custom_heading text=”Inacraft Award Winner ” font_container=”tag:h2|font_size:50|text_align:center” google_fonts=”font_family:Coda%3Aregular%2C800|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal”]
[vc_custom_heading text=”Year 2006″ font_container=”tag:h2|font_size:30|text_align:center” google_fonts=”font_family:Coda%3Aregular%2C800|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal”]
[vc_basic_grid post_type=”post” max_items=”3″ grid_id=”vc_gid:1489944410826-6191da18-642c-10″ taxonomies=”4″]
[vc_btn title=”See all the Winners” align=”center” i_icon_fontawesome=”fa fa-black-tie” button_block=”true” add_icon=”true” link=”url:http%3A%2F%2Finacraftaward.com%2Fhall-of-fame%2F|title:Hall%20of%20Fame|”]